Kamis, 15 September 2016

Perintah dasar mikrotik

1.    System a.    Mematikan komputer/sistem: [admin@MikroTik]> system shutdown b.    Me-restart komputer/sistem: [admin@MikroTik... thumbnail 1 summary

1.   System
a.   Mematikan komputer/sistem: [admin@MikroTik]> system shutdown
b.   Me-restart komputer/sistem: [admin@MikroTik]> system reboot
c.    Me-reset/menghapus semua kongfigurasi-kongfigurasi yang sudah di-setting dalam sistem: [admin@MikroTik]> system reset
d.   Mengubah nama mikrotik: [admin@MikroTik]> system identity > set name=”nama yang ingin diubah” (ketikkan nama yang diinginkan tanpa tanda petik. contohnya ingin diketik “indri” maka hasilnya akan menjadi [admin@indri])
2.   Merubah Password
a.   [admin@MikroTik]> password
b.   [admin@MikroTik]> password > old password (masukkan password yang sudah terpasang. Jika tidak ada langung saja tekan enter)
c.    [admin@MikroTik]> password > new password (masukkan password baru yang diinginkan)
d.   [admin@MikroTik]> password > retype password (ketik ulang password baru yang diinginkan)
3.   Interface
a.   Melihat kongfigurasi interface: [admin@MikroTik]> interface print
b.   Mengubah nama interface: [admin@MikroTik]> interface > set 0 name==”nama yang ingin diisi” (ketikkan nama yang diinginkan tanpa tanda petik)
4.   IP address
a.   Mengubah IP address: [admin@MikroTik]> ip address > set address= “ip yang diinginkan” (masukkkan ip yang diinginkan tanpa tanda petik)
b.   Melihat kongfigurasi ip address: [admin@MikroTik]> ip address > print
5.   IP DNS
a.   Mengubah IP DNS: [admin@MikroTik]> ip dns > set server=“ip yang diinginkan” (masukkkan ip yang diinginkan tanpa tanda petik)
b.   Melihat kongfigurasi ip DNS: [admin@MikroTik]> ip dns > print
6.   MAC address

a.   Melihat MAC address: [admin@MikroTik]> tool > mac scan

Tutorial Meng-install Mikrotik di Virtual Machine

1.     Buka virtual machine (di sini saya pakai VMware). 2.     Klik create a new virtual machine 3.     Pilih typical > next ... thumbnail 1 summary
1.    Buka virtual machine (di sini saya pakai VMware).
2.    Klik create a new virtual machine

3.    Pilih typical > next

4.    Pilih installer disc image file > browse > pilihlah iso mikrotik yang ada > next

5.    Pilih other > next

6.    Namakan virtual tersebut sesuai keinginan > next

7.    Store virtual disk as a single file > next > finish


8.    Klik icon hijau berbentuk play > Start up guest

9.    Lalu ketik a > ketik i > ketik n > ketik enter

10.                       Tunggulah beberapa saat

11.                       Ter-install lah OS mikrotik

Tutorial connect PC (asli) ke virtual OS

1.    Sambungkan PC asli dengan internet 2.    Lalu buka setting network and sharing center dengan cara klik kanan ikon network di ujung ... thumbnail 1 summary
1.   Sambungkan PC asli dengan internet
2.   Lalu buka setting network and sharing center dengan cara klik kanan ikon network di ujung kanan-bawah desktop > change adapter setting > klik kanan adapter wireless network connection > properties > bar sharing > ceklis allow (PC asli)

3.   Ubah juga IP pada adapter VMware network menjadi DHCP (PC asli)

4.   Pada bar VM klik settings. Pilih network adapter > NAT (virtual OS)

5.   Ceklis connect at power on (virtual OS)
6.   Pada bar edit klik virtual network editor. Klik VMnet8 > pilih NAT


7.   Cobalah ping ke google.com atau website yang lainnya

Jaringan Cisco Packet Tracer 4, 5, 6

  T racer 2 Network Berbeda 1.    Pasang 3 PC, 2 switch, dan 1 router 2.    Pasang kabel straight dari PC0 dan PC1 ke switch0 3. ... thumbnail 1 summary
 Tracer 2 Network Berbeda
1.   Pasang 3 PC, 2 switch, dan 1 router

2.   Pasang kabel straight dari PC0 dan PC1 ke switch0
3.   Pasang kabel straight dari PC2 ke switch1
4.   Pasang kabel straight dari router ke 2 switch

5.   Pastikan port status switch dan router dalam keadaan on
6.   IP yang dipakai adalah:
a.   PC0: 175.185.11.2 /28 dan defaultgateway: 175.185.11.1
b.   PC1: 175.185.11.3 /28 dan defaultgateway: 175.185.11.1
c.    PC2: 175.185.11.20 /28 dan defaultgateway: 175.185.11.19
d.   Fastethernet0/0 pada router: 175.185.11.1
e.   Fastethernet0/1 pada router: 175.185.11.19
7.   Mengubah IP pada PC menggunakan CMD dengan cara ketik “ipcongfig (IP address) (subnetmask)”. Contoh:

8.   Mengubah IP di router dengan cara menggunakan CLI. Ketik “interface (no. fastethernet)” lalu ketik “ip address (ip address) (subnet)” lalu enter. Contoh:

9.   Ping masing-masing PC



2 Server Berbeda
1.   Siapkan 2 server, 4 PC, 3 switch, 2 laptop, 1 router, 1 wireless accesspoint
2.   Sambungkan semua device (kecuali 2 laptop) dengan kabel straight seperti berikut:

3.   Nama server0 menjadi tkj1.com dan server1 menjadi tkj.go.id
4.   Buka laptop. Turn off laptop terlebih dahulu. Ganti modul NM-1CFE menjadi WPC300N. Lalu turn on laptop kembali

5.   Gantilah modul kedua laptop
6.   Turn off router lalu pasang modul WIC-1ENET kemudian turn on kembali

7.   IP yang dipakai:
a.   Server tkj1.com: 192.168.20.124
b.   Server tkj.go.id: 192.168.20.134
c.    Fastethernet0/0 pada router: 192.168.20.123
d.   Fastethernet0/1 pada router: 192.168.20.133
e.   Ethernet0/0/0: 10.10.10.1
f.      PC0: 192.168.20.125 defaultgateway: 192.168.20.123 DNS server: 192.168.20.124
g.    PC1: 192.168.20.126 defaultgateway: 192.168.20.123 DNS server: 192.168.20.124
h.   PC3: 192.168.20.137 defaultgateway: 192.168.20.133 DNS server: 192.168.20.134
i.      PC4: 10.10.10.8 defaultgateway: 10.10.10.1
8.   Di kedua server tulis DNS berikut
a.   Name: tkj1.com address: 192.168.20.124
b.   Name: tkj.go.id address: 192.168.20.134

9.   Pastika DNS service dalam keadaan on
10.                     Tulislah html-nya

11.                     Buka salah satu PC. Pada bar desktop, pilih web browser lalu ketikkan URL tkj.go.id ataupun tkj1.com 

sharing Printer 2 Switch 

1.   Buatlah jaringan seperti berikut lalu pasang dengan kabel straight

2.   Berikut pengaturan IP-nya
a.   Printer laptop: 175.185.11.2

b.   Laptop0: 175.185.11.3
c.    Laptop1: 175.185.11.4
d.   Laptop2: 175.185.11.5
e.   Default gateway masing-masing laptop: 175.185.11.1
f.      Printer PC: 192.168.11.2

g.    PC0: 192.168.11.3
h.   PC1: 192.168.11.4
i.      PC2: 192.168.11.5
j.      PC3: 192.168.11.6
k.    PC4: 192.168.11.7
l.      Default gateway masing-masing PC: 192.168.11.1
m.            Router fastethernet0/0:  192.168.11.1

n.   Router fastethernet0/1:  175.185.11.1

Cara mencari NID, BID, dan Range-nya serta cara cepatnya

Cara mencari NID, BID, dan Range-nya Cara mencari NID: 1.            konversikan IP address menjadi biner 2.            konversikan S... thumbnail 1 summary
Cara mencari NID, BID, dan Range-nya
Cara mencari NID:
1.          konversikan IP address menjadi biner
2.          konversikan Subnet mask menjadi biner
3.          lakukan operasi AND antara IP address dengan Subnet mask. Lalu jadikan desimal
contoh:
IP address: 10.10.11.10
Subnet: 255.0.0.0
Biner IP address: 00001010.00001010.00001011.00001010
Biner subnet: 11111111.00000000.00000000.00000000
AND: 00001010.00001010.00000000.00000000= 10.10.0.0

Cara mencari BID:
1.          konversikan IP address menjadi biner
2.          konversikan Subnet mask menjadi biner
3.          balik (reverse) hasil biner subnet mask
4.          lakukan operasi OR antara IP address dengan reverse Subnet mask. Lalu jadikan desimal
contoh:
IP address: 10.10.11.10
Subnet: 255.0.0.0
Biner IP address: 00001010.00001010.00001011.00001010
Biner subnet: 11111111.00000000.00000000.00000000
Reverse subnet: 00000000.00000000.00000000.11111111
OR: 00001010.00001010.00000000.11111111= 10.10.0.255

Cara menghitung range
1.          tambahkan 1 pada NID
2.          kurangkan 1 pada BID
contoh: IP dan Subnet dari contoh di atas adalah 10.10.0.1 ~ 10.10.0.254

cara cepat:
maksimal subnet:
-     hitung 2^(jumlah angka 1 pada biner subnet)
contoh: 255.255.255.240
240=11110000. 2^4=16
jumlah host:
-     hitung 2^(jumlah angka 0 pada biner subnet)-2
contoh: 255.255.255.240
240=11110000. 2^4-2=14

Cara mengkonversi biner ke desimal dengan 8 deret angka

Tabel deret 128 64 32 16 8 4 2 1 Jika angka biner 1 maka angka dihitung. Jika angka bi... thumbnail 1 summary


Tabel deret
128
64
32
16
8
4
2
1
Jika angka biner 1 maka angka dihitung. Jika angka biner 0 tidak dihitung. Semua angka dikolomkan. Lalu barisan angka 1 lah yang dihitung.

Contoh: 10011
Jumlah digit ada 5, jadi pakai 5 kolom saja.
16
8
4
2
1
1
0
0
1
1
Dihitung: 16+2+1= 19

Contoh: 00100111
Jumlah digit ada 8 jadi ada 8 kolom.
128
64
32
16
8
4
2
1
0
0
1
0
0
1
1
1
Dihitung: 32+4+2+1=39

Jika cara sebaliknya desimal-biner
Perkirakan angka berapa saja yang bisa dihasilkan desimal.
Contoh desimal: 96
Kemungkinan angkanya adalah 64+32
Jadi,

128
64
32
16
8
4
2
1
0
1
1
0
0
0
0
0
Binernya adalah: 01100000